RELA BERBAGI, IKHLAS MEMBERI DEMI MEMAJUKAN PENDIDIKAN DI KOTA BATAM; AYO SEMANGAT...!!!

Kamis, 05 November 2015

info pertemuan MGMP ke -3 di SMAN 14 Batam



PENGUMUMAN

Bapak / Ibu yang terhormat, MGMP pertemuan ke-3
Pertemuan ke-3          :          SMAN 14 Batam
Alamat                        :           Tanjung Sengkuang
Hari/Tanggal                :           Sabtu/7 November 2015
Kegiatan                     :         
1. Pengimbasan hasil TEQIP (Teacher Quality Improvement Program)
2. Persiapan UKG Mapel Matematika yang direncanakan tgl 9 November

Mengingat saat ini banyak beredar kisi-kisi soal UKG tahun 2015 di media online yang belum tentu kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan, maka PPPPTK Matematika dengan ini mengumumkan dan menghimbau kepada seluruh guru agar menggunakan kisi-kisi soal UKG 2015 dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Adapun sumber yang kami rekomendasikan bagi seluruh guru untuk memperoleh kisi-kisi soal UKG tahun 2015 adalah sebagai berikut:
  1. http://gtk.kemdikbud.go.id/kisi-kisi-ukg/
  2. http://sergur.kemdiknas.go.id/
Dimohonkan untuk membawa laptop untuk mempermudah sharing informasi dan data, kami berharap Sosialisasi ini Bermanfaat bagi kita semua.
Pengumuman ini sekaligus sebagai undangan bagi guru-guru Matematika SMA/MA se Kota Batam
Atas perhatiannya. disampaikan terima kasih.

File: Surat undangan

Hormat Kami,
Tim MGMP

Sabtu, 17 Oktober 2015

HASIL MGMP KE- 2 DI SMAN 8 BATAM

Hasil yang didapat adalah sebagai berikut:
1. Bedah SKL UN 2015/2016 adalah merupakan irisan antara kurikulum 2013 dan KTSP, sebagai berikut:
Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2015/2016 | BSNP Indonesia - http://bsnp-indonesia.org/?p=2396



2. sosialisasi perubahan penilaian dan LHB, Kurikulum  2013  dalam  penilaian  menggunakan  Acuan  Kriteria  yang  merupakan penilaian  kemajuan  peserta  didik  dibandingkan  dengan  kriteria  capaian  kompetensi yang  ditetapkan.  Skor  yang  diperoleh  peserta  didik  dari  hasil  suatu  penilaian  baik
yang formatif maupun sumatif tidak dibandingkan dengan skor peserta didik lainnya namun dibandingkan dengan penguasaan kompetensi yang dipersyaratkan.
Nilai Pengetahuan (1. Penilaian  pengetahuan  dilakukan  oleh  pendidik  mata  pelajaran  berdasarkan
kompetensi dasar (KD pada KI-3). Penilaian tersebut dapat dilakukan melalui
penilaian  proses  (ulangan  harian),  ulangan  tengah  semester,  dan  ulangan
akhir semester. 2.Capaian  kompetensi  pengetahuan  merupakan  rerata  dari  seluruh  nilai
kompetensi dasar yang dicapai pada satu semester.)
Nilai keterampilan (a.Penilaian Keterampilan  dilakukan oleh pendidik  mata pelajaran berdasarkan
KD  pada  KI-4.  Penilaian  keterampilan  dapat  dilakukan  melalui  penilaian
praktik, penilaian proyek, dan penilaian portofolio.
b.  Nilai  praktik  dilakukan  melalui  tes  kinerja  dan/atau  penugasan  setiap
kompetensi dasar (KD pada KI-4) sesuai dengan karakteristik KD tersebut.
c.  Kompetensi keterampilan dinyatakan dalam deskripsi kemahiran berdasarkan
rerata dari capaian optimum.
d.  Nilai  kompetensi  menjadi  nilai  tengah  (median)  untuk  interval  capaian
kompetensi seperti pada perhitungan penilaian kompetensi pengetahuan.
Selanjutnya  seperti  capaian  kompetensi  pengetahuan,  penulisan  capaian
kompetensi  keterampilan  pada  format  rapor  menggunakan  angka  pada  skal
1,00 - 4,00 kemudian dilengkapi dengan predikat D - A. )

Nilai sikap (a.  Penilaian  sikap  dalam  mata  pelajaran  diperhitungkan  berdasarkan  hasil
observasi  pendidik.  Sikap  (spiritual  dan  sosial)  dalam  rapor  terdiri  atas
sikap dalam mata pelajaran dan sikap antarmata pelajaran.
b.  Capaian kompetensi sikap dalam mata pelajaran diisi oleh setiap pendidik
mata  pelajaran,  yang  merupakan  profil  secara  umum  berdasarkan
rangkuman  hasil  pengamatan  pendidik  selama  satu  semester,  diisi  secara
kualitatif  dengan  predikat  Sangat  Baik  (SB),  Baik  (B),  Cukup  (C),  atau
Kurang (K).
c.  Nilai  akhir  sikap  dalam  mata  pelajaran  diperoleh  berdasarkan  mode  atau
modus, yaitu data atau nilai sikap yang sering muncul.
d.  Hasil  penilaian  diri,  penilaian  antarpeserta  didik,  dan  jurnal  digunakan
dalam pembinaan sikap pesera didik.)

3. sosialisasi permendikbud no. 21 tahun 2015 yang berisi tentang:
Aturan teknis tersebut adalah :

1.Sekolah wajib melaksanakan upacara bendera setiap Senin.
Hal ini dimaksudkan mendidik kedisiplinan siswa, membiasakan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Pelaksanaan upacara bendera juga mendidik siswa menjadi seorang pemimpin yang bertanggungjawab. Yakni melalui penugasan panitia upacara secara bergilir.
2. Orangtua wajib mengantar anaknya ke sekolah di hari pertama masuk.
Kemendikbud ingin memperdalam keterikatan orangtua dengan sekolah. Hubungan antara orang tua dengan guru yang erat saling bekerja sama bisa memecahkan persoalan siswa. Baik dalam belajar atau pergaulan di sekolah, maupun di rumah. Karena selama ini orang tua ke sekolah ketika pembagian rapor atau saat perpisahan.

Aktivitas ini tidak sebatas mengantar anak di luar pagar sekolah saja. Kemudian siswa masuk sekolah dan orang tua pulang sambil keduanya melambaikan tangan. Namun orang tua harus benar-benar ikut masuk sampai di dalam kelas. Setelah sampai di dalam sekolah, orangtua harus berkomunikasi dengan para guru. Khususnya guru yang akan mengajar sang anak. Dengan maksud bahwa orangtua tua menitipkan anaknya kepada guru di sekolah.
3. Kewajiban berdoa bersama-sama ketika akan mengawali dan mengakhiri proses pembelajaran di kelas. Konsep yang diterapkan awal proses berdoa bersama dipimpin oleh guru, dan dihari berikutnya para siswa ditugasi mempimpin doa secara bergantian. Setelah berdoa,

4. Siswa wajib menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum belajar.
menyanyikan lagu kebangsaan ini dilakukan setiap hari. Ketika akan pulang sekolah, juga menyanyikan lagu-lagu perjuangan atau lagu-lagu daerah. Lagu-lagu patriotik populer seperti Bendera (Coklat Band) atau Pancasila Rumah Kita (Franky Sahilatua) boleh dibawakan siswa rame-rame di kelas masig-masing. Jika bosan dengan lagu patriotik, siswa boleh membawakan lagu-lagu daerah setempat. Hal tersebut diterapkan karena selama ini cukup menimbulkan keprihatinan karena siswa-siswa sekarang ini tidak banyak mengenal lagu-lagu daerah sedangkan diindonesia lagu daerah sangat bannyak sekali. sebagai contoh : banyak siswa di Jawa yang tidak tahu lagu-lagu tradisional Jawa. Begitu pula siswa-siswa di Bandung dan sekitarnya, yang mulai tidak mengenali lagu tradisional Sunda.
 link permendikbud: http://hukor.kemdikbud.go.id/diknasrokum/index.php/peraturan-perundangan
hormat kami
TIM MGMP



Kamis, 15 Oktober 2015

MGMP pertemuan ke-2 SMA/MA Kota Batam



PENGUMUMAN

Bapak / Ibu yang terhormat, MGMP pertemuan ke-2
Pertemuan ke-2           :          SMAN 8 Batam
Alamat                                    :           Bengkong Sadai
Tanggal                       :           17 Oktober 2015
Kegiatan                     :           Pengimbasan hasil TEQIP (Teacher Quality Improvement Program) dan informasi pendampingan

Dimohonkan untuk membawa laptop untuk mempermudah sharing informasi dan data, kami berharap Sosialisasi ini Bermanfaat bagi kita semua.
Pengumuman ini sekaligus sebagai undangan bagi guru-guru Matematika SMA/MA se Kota Batam
Atas perhatiannya. disampaikan terima kasih.


Hormat Kami,
Tim MGMP

Jumat, 09 Oktober 2015

HASIL PERTEMUAN KE-1 MGMP MATEMATIKA SMA/MA KOTA BATAM

Hasil yang diperoleh:
1. penyegaran dan sekaligus pembukaan MGMP Matematika yang dilakukan oleh dinas pendidikan kota Batam yang diwakili oleh koordinator Mata pelajaran Bp. Elmi, S.Pd
2. Informasi masalah kedinasan yaitu kelengkapan pupns, UKG guru yang akan dilaksanakan pada bulan november sebagai uji kompetensi guru secara nasional.
3. perancangan program MGMP selama satu tahun ajaran TA. 2015-2016, seperti penyusunan perangkat administrasi guru; dengan model pembelajaran yang berbeda yaitu:
a.  dari peserta didik diberi tahu menuju peserta didik mencari tahu;
b.  dari Pendidik sebagai satu-satunya sumber belajar menjadi belajar berbasis
aneka sumber belajar;
c.  dari pendekatan tekstual menuju proses sebagai penguatan penggunaan
pendekatan ilmiah;
d.  dari pembelajaran berbasis konten menuju pembelajaran berbasis kompetensi;
e.  dari pembelajaran parsial menuju pembelajaran terpadu;
4. Panduan pembuatan soal secara rutin dilakukan untuk menyiapkan soal try out sekilas bertujuan:
a.  Memberikan pedoman bagi pengambil  kebijakan baik di tingkat pusat dan daerah
untuk  melakukan  pembinaan  dan  sosialisasi  tentang  penyusunan  soal  standar
internasional;
b.  Memberikan  pemahaman  kepada  guru  SMA  tentang  konsep  penyusunan  soal
standar internasional;
c.  Menginspirasi  guru  SMA  untuk  menyusun  butir  soal  sesuai  dengan  model-model
soal yang dikembangkan dalam studi internasional;
d.  Mengembangkan  kemampuanguru  SMA  untuk  menyusun  butir  soal  standar
internasional.
5. kegiatan lanjutan DIO PPPPTK yang sempat dihentikan karena sistem website padamu.
berikut
file jadwal MGMP

Demikian Hasil MGMP
Hormat Kami
Tim

PENGUMUMAN MGMP TAHUN 2015/2016 PERDANA DI SMAN 3 BATAM



PENGUMUMAN

Bapak / Ibu yang terhormat, MGMP pertemuan ke-1
Pertemuan ke-1          :          SMAN 3 Batam
Alamat                                    :          Batam center
Tanggal                       :           3 Oktober 2015
Kegiatan                     :           Penyusunan LKS Secara Kontruktif , berdasarkan pendekatan saintifik

Dimohonkan untuk membawa laptop untuk mempermudah sharing informasi dan data, kami berharap Sosialisasi ini Bermanfaat bagi kita semua.
Pengumuman ini sekaligus sebagai undangan bagi guru-guru Matematika SMA/MA se Kota Batam
Atas perhatiannya. disampaikan terima kasih.

File: Surat undangan

Hormat Kami,
Tim MGMP